Minggu, 18 Mei 2014

Cara Cepat Hamil Golongan Darah O

Pernahkah Anda mendengar mitos bahwa wanita dengan golongan darah O lebih susah hamil ?Ya,ini tentu salah kaprah,yang tidak terbukti kebenarannya.Tidak ada penelitian ilmiah yang membuktikan bahwa wanita dengan golongan darah O lebih susah hamil dibandingkan wanita dengan golongan darah A,B,atau AB.Mitos ini mungkin saja berdedar karena golongan darah O yang bersifat universal serta bisa didonorkan kepada golongan darah lain, namun O hanya bisa menerima golongan darah dari O saja.

Bagaimana cara cepat hamil untuk golongan darah O ? Untuk golongan darah O sebenarnya sama saja dengan cara cepat hamil pada umumnya (bisa disimak di artikel cara cepat hamil sebelumnya).Namun seperti yang dijelaskan pada artikel tips cepat hamil berdasarkan golongan darah sebelumnya,bahwa untuk golongan darah tertentu,faktor makananlah yang mempengaruhi agar lebih suburnya sel telur wanita.

Berdasarkan atas penelitian,berikut adalah tips cepat hamil untuk golongan darah O yang bisa dicoba :



1.Wanita bergolongan darah O membutuhkan lebih banyak protein dan daging rendah lemak.Sehingga sangat dianjurkan mengkonsumsi daging unggas yang organik serta bebas bahan kimia berbahaya.


2.Batasi asupan karbohidrat Anda. Membatasi berbeda dengan memangkas sama sekali asupan karbohidrat bagi golongan darah O. Anda harus tetap mengkonsumsi karbohidrat namun bukan yang berupa gandum, pasta, roti atau mie tapi ganti dengan bihun, ubi dan tepung tapioka.


3.Anda yang bergolongan darah O tidak dianjurkan untuk mengkonsumsi olahan susu untuk segera hamil. Namun anda wajib mengantinya dengan susu kedelai sebagai sumber protein yang sangat baik.


4. Meningkatkan konsumsi asupan sayuran hijau dan buah-buahan segar,karena sangat baik bagi wanita tipe golongan darah O yang ingin cepat hamil dan punya anak.


5.Ganti minyak goreng Anda dengan olive oil,minyak canola atau mentega rendah lemak trans.Mengapa?karena wanita bergolongan darah O rentan terkena kolesterol yang akan menghambat kehamilannya.

Senin, 12 Mei 2014

Cara Berhubungan Agar Cepat Hamil

Banyak hal yang bisa Anda lakukan agar pasangan Anda cepat hamil.Salah satu hal yang bisa Anda lakukan adalah mencoba cara berhubungan yang benar agar bisa cepat hamil .
Normalnya, rahim seorang perempuan itu menghadap ke depan sejajar dengan Miss V, atau disebut anteflexi (anteflexed uterus). Namun, sekitar 25 persen perempuan memiliki ciri bawaan di mana mulut rahimnya menghadap ke belakang (ke saluran anus) atau dalam bahasa medisnya disebut retroflexi (retroflexed uterus).
Dulu, mulut rahim yang menghadap ke belakang ini akan dianggap sebagai salah satu problem kehamilan pada perempuan. Namun, sekarang anggapan tersebut mulai ditinggalkan. Karena pada dasarnya seorang perempuan dengan rahim yang menghadap ke belakang masih tetap bisa hamil. Hanya saja, agar bisa cepat hamil memang ada teknik khusus yang perlu Anda terapkan.


Adapun teknik khusus posisi seks agar cepat hamil yang bisa Anda terapkan :

1.Posisi Misionari (laki-laki di atas)
Kalau perempuan dengan rahim normal dapat melakukan posisi misionari (laki-laki di atas) dan setelah berhubungan seks perempuan hanya perlu mengangkat kedua kaki agar cepat terjadi pembuahan.

2. Doggy Style
Pada kasus rahim yang menghadap ke belakang, Anda disarankan untuk menggunakan teknik penetrasi dari belakang seperti doggy style, dan setelah itu kaki diangkat lebih tinggi dari tubuh selama 15-30 menit agar sperma dapat masuk dengan tepat. Posisi yang tidak dianjurkan adalah woman on top atau wanita di atas, karena sperma pria akan dengan segera keluar dari leher rahim.

Keuntungan dengan menerapkan posisi doggy style, selain meningkatkan peluang kehamilan juga kemungkinan mendapatkan anak laki-laki lebih besar. Asumsinya, posisi dari belakang memudahkan spermatozoa Y yang mengandung kromosom laki-laki lebih dulu mencapai sel telur. Tetapi tentu saja teori ini tidak seratus persen menghasilkan jenis kelamin anak yang diinginkan.

Adapun tiga teknik doggy style yang dapat Anda terapkan :

Rear entry
Ini posisi klasik yang biasa kita sebut sebagai doggy style itu, di mana si perempuan menungging sedangkan pasangan melakukan penetrasi dari belakang. Posisi ini memungkinkan terjadinya penetrasi lebih dalam, sehingga sperma dapat mengalir semakin dekat ke area serviks (leher rahim). Dalam posisi menungging, rahim kebanyakan perempuan yang normalnya sedikit miring akan terungkit kembali. Anda bisa mengurangi jumlah sperma yang tumpah seperti saat melakukan posisi misionari. Posisi ini memang terlihat kurang romantis, apalagi Anda dan pasangan tidak dapat saling menatap mata. Nah, bila cara ini kurang efektif, silakan coba ke alternatif gaya berikutnya.

Magic mountain
Posisi rear entry membuat Anda cepat lelah? Cobalah posisi magic mountain yang akan terasa lebih nyaman untuk Anda. Posisinya sama dengan rear entry, hanya saja Anda membutuhkan beberapa bantal untuk menyangga tubuh Anda ketika Anda menungging. Sementara itu, pasangan tetap berlutut di belakang Anda dengan kedua lutut terentang di luar kaki Anda. Pasangan bisa memeluk Anda sambil tetap melakukan penetrasi lebih dalam. Agar kemampuan sperma berenang menuju sel telur semakin meningkat, sebaiknya jangan menggunakan bantal terlalu banyak. Dengan sedikit bantal, posisi Anda bisa membungkuk lebih ke depan, sehingga leher rahim akan lebih miring ke arah yang tepat.

The plough
Variasi ini membutuhkan otot-otot lengan dan perut yang kuat. Sebab sesuai namanya (membajak), Anda harus berbaring di tepi ranjang sehingga pinggul menjadi bagian tubuh terakhir yang terbaring di ranjang. Sementara itu, kaki Anda terentang di lantai. Kemudian, Anda harus menyangga tubuh menggunakan kedua siku, sedangkan pasangan berdiri di antara kedua kaki Anda sambil mengangkat pinggul dan paha Anda. Setelah itu, penetrasi dilakukan dengan pinggul dan paha Anda dalam posisi mengawang, sehingga posisi pria terlihat seperti sedang menggunakan pembajak. Posisi ini baik untuk meningkatkan peluang kehamilan karena memaksimalkan proses penetrasi, dan memastikan rahim Anda dalam posisi miring. Sebagai bonusnya, dengan sering melakukan posisi ini, otot perut dan lengan Anda semakin kencang.

Senin, 21 April 2014

Normalkah Darah Menstruasi Terlalu Banyak?

Perempuan berusia produktif pasti akan mengalami pendarahan setiap bulan, atau dikenal sebagai menstruasi. Pendarahan ini normal, dan terjadi berdasarkan sebuah siklus yang terjadi dalam rentang waktu 21-37 hari, selama 2-7 hari, dan total volume darah sebanyak 20-80 cc.

Namun, menurut Mayo Foundation for Medical Education and Research, 18% wanita berusia subur mengalami pendarahan tidak normal. Kondisi tidak normal ini, antara lain; pendarahan berlebih, atau masa menstruasi yang panjang. Dalam istilah medis disebut Menorrhagia.

Indikasi dan gejala menorrhagia, adalah;

    Lama menstruasi lebih dari 10 hari
    Darah menstruasi sangat deras
    Sering mengganti pembalut
    Darah menstruasi keluar pada malam hari, bahkan menggumpal\Nyeri di area perut bagian bawah karena perdarahan yang banyak dan lama sehingga aktivitas rutin terganggu
    Selalu merasa letih, dengan nafas yang pendek-pendek



Dalam beberapa kasus, penyebab menorrhagia adalah:

    Ketidakseimbangan hormon. Dalam kondisi menstruasi normal, kadar hormon estrogen dan progesteron sesuai dengan kondisi dinding uterus (endometrium) untuk mengatur volume darah menstruasi. Ketika terjadi ketidakseimbangan hormon, maka endometrium akan menghasilkan volume darah yang banyak.
    Dalam Polip pada dinding uterus. Polip biasanya muncul pada wanita usia produktif yang mengalami kelebihan hormon prostaglandin (hormon yang berperan dalam mengatur tekanan darah dan sistem saraf).
    Disfungsi ovarium. Kegagalan proses pelepasan sel telur dapat menyebabkan ketidakseimbangan hormon estrogen dalam tubuh.
    Penggunaan Alat Kontrasepsi Dalam Rahim (AKDR). Jika tidak cocok, AKDR dapat memicu pendarahan menstruasi hebat.



Setelah seseorang terdiagnosa mengalami menorrhagia dan diketahui faktor penyebabnya, dokter akan melakukan penanganan berupa pemberian zat besi dan obat-obatan untuk mengurangi kram perut serta menghambat aliran darah. Selain itu bisa juga diberikan kontrasepsi oral untuk mengatur ovulasi yang terganggu dan mengurangi perdarahan yang berlebihan.

Pemberian hormon progesteron juga bisa membantu mengatasi. Namun, jika terapi tersebut tidak berhasil, akan dilakukan cara-cara lain seperti kuretase ataupun tindakan operasi. Jika Anda memilih untuk tetap berada di rumah, sebaiknya lebih banyak beristirahat. Jangan mengkonsumsi aspirin, karena obat itu dapat memperparah keadaan. Jangan lupa untuk mengganti pembalut secara teratur setiap empat hingga delapan.

Kamis, 17 April 2014

Cium Tangan dan Penularan Infeksi Virus

Cium tangan terkadang dihubungkan dengan berbagai penyakit infeksi. Menurut saya hal ini tidak tepat. Di dalam informasi yang saya terima dengan dasar ilmiah yang tidak kuat, berbagai penyakit infeksi antara lain malaria, hepatitis bahkan HIV, dihubungkan dengan cium tangan.

Pertama-pertama sebelum membicarakan dampak cium tangan kita mesti mengetahui dahulu bagaimana infeksi tersebut ditularkan dari satu orang ke orang lain. Malaria termasuk demam dengue ditularkan melalui gigitan nyamuk sehingga jelas cium tangan tidak menyebabkan penularan penyakit ini. Tertularnya satu orang dari orang lain perlu vektor perantara dalam hal ini nyamuk.

Bagaimana dengan HIV dan hepatitis C? Kedua infeksi tidak mudah ditularkan dari satu orang ke orang lain karena  infeksi ini ditularkan melalui jarum suntik,  hubungan seksual atau kontak luka terbuka dengan cairan atau alat yang mengandung virus.

Hepatitis B ditularkan melalui kontak seksual, jarum suntik dan kontak dekat dan lama. Berbagai infeksi virus ini jelas tidak bisa ditularkan melalui cium tangan yang hanya sesaat. Infeksi yang memang memungkinkan ditularkan melalui cium tangan infeksi virus yang menyebabkan batuk pilek.

Beberapa virus yang dapat ditularkan melalui percikan cairan hidung atau bersin adalah virus  influenza, virus rhinoviruses, coronaviruses, and adenoviruses. Virus ini merupakan virus yang dapat menyebabkan infeksi saluran pernafasan atas. Biasanya gejalanya ringan berupa batuk, pilek, bersin dan dapat juga menyebabkan panas badan.

Infeksi bisa menularkan kepada orang lain,  tergantung daya tahan tubuh orang yang tertular  dan jumlah virus yang akan ditularkan. Walau ada potensi penularan infeksi virus ini melalui cium tangan, kita tetap bisa mencegah tertular oleh infeksi tersebut.

Dalam situasi kita akan berinteraksi dengan banyak orang kita tetap harus menjaga daya tahan tubuh dengan tidur cukup minimal 6 jam, minum yang cukup 8-10 gelas perhari, banyak menkonsumsi sayur dan buah, tetap berolahraga dan sering mencuci tangan pakai sabun dan tidak merokok.  Jika tidak memungkinkan cuci tangan pakai sabun, antiseptik cair juga bisa digunakan.

Selamat bersilaturahmi dan tetap melakukan cium tangan seperti biasanya dan tetap melakukan upaya sehat.

Rabu, 12 Maret 2014

Hindari Berolahraga di Atas Jam 9 Malam

Olahraga memang salah satu kunci hidup sehat. Namun karena kesibukan, banyak orang yang memilih untuk berolahraga di malam hari. Padahal olahraga di malam hari tidak terlalu disarankan karena risiko cideranya lebih tinggi.
 
Dokter spesialis ortopedi dari RS Premier Bintaro Sapto Adji Hardjosworo mengatakan, malam hari adalah waktunya tubuh untuk beristirahat sehingga ritme tubuh pun sudah dipersiapkan untuk itu. Olahraga di malam hari membuat risiko cidera lebih tinggi.
 
"Olahraga sebaiknya tidak dilakukan lebih dari jam 9 malam," ujarnya Sabtu (16/8/2014) di Tangerang Selatan.
 
Manusia secara alamiah memiliki ritme biologis yang disebut irama sirkadian. Ritme ini dipengaruhi oleh hormon melatonin yang dikenal juga dengan hormon tidur. Bila hari sudah gelap, maka produksi hormon ini akan meningkat yang membuat rasa kantuk.
 
Bila berolahraga di waktu malam, artinya terjadi pemaksaan tubuh yang sudah siap beristirahat untuk kembali melakukan aktivitas berat. Dengan kata lain, olahraga dilakukan dalam waktu yang tidak tepat.
 
Selain lebih mudah cidera, dampak olahraga yang dilakukan lebih dari jam 9 malam antara lain mengganggu kualitas tidur. Ini karena denyut jantung dipacu lebih cepat saat berolahraga sehingga tubuh membutuhkan waktu untuk menurunkannya kembali.
 
"Setelah olahraga malam, tidur biasanya menjadi gelisah, mimpi buruk, tidur tetapi seperti tidak tidur, dan bangun tidak segar," ungkap Aji. Bila hanya sempat melakukan olahraga di malam hari, ia menyarankan untuk melakukannya maksimal dua jam sebelum waktu tidur.

Senin, 10 Februari 2014

Cara Cepat Hamil Golongan Darah B

Anda yang termasuk pada golongan darah B cenderung memiliki daya tahan tubuh yang kuat.Namun ini tidak akan selamanya terjadi jika Anda mengkonsumsi makanan yang tidak sesuai dengan tipe golongan darah B.Anda akan beresiko tinggi terhadap infeksi virus yang dapat menyerang sistem saraf.Sehingga Anda akan mudah mengalami berbagai gangguan kesehatan.Hal ini akan membuat Anda stress,sehingga aktivitas hormon kesuburan Anda terganggu.Dan dampak untuk Anda yang pengen cepat hamil adalah akan mudah terhambat.

Untuk bisa cepa hamil,sebenarnya sama saja cara cepat hamil golongan darah B dengan lainnya (baca cara cepat hamil sebelumnya).Yang terpenting untuk setiap golongan darah adalah makanan.Termasuk pada golongan darah B memiliki makanan khusus yang bisa dikonsumsi untuk meningkatkan kesehatan dan kesuburan,sehingga akan mudah untuk hamil.

Berikut cara cepat hamil untuk golongan darah B dengan makanan yang bisa dikonsumsi :

1.Mengkonsumsi Beberapa Padi-Padian,Pasta dan Sereal
Untuk Anda yang bergolongan darah B,jangan sembarangan mengkonsumsi padi-padian,pasta dan sereal.Padi-padian merupakan faktor utama pemicu kondisi peradangan dan autoimun pada sistem tubuh golongan darah B.Bagi tipe darah B, faktor terbesar penyebab penambahan berat badan adalah jagung, gandung hitam, kacang-kacangan dan biji wijen. Sebab makanan ini mengandung lektik yang bisa memperlambat metabolisme dan mengganggu produksi insulin sehingga mengakibatkan kelelahan, resensi cairan, dan hipoglikemia.

Anda yang bergolongan darah B sebaiknya mengkonsumsi roti essense,bubur gandum,kulit beras,kue beras,nasi dan tajin.Karena beberapa makanan ini penting untuk kesehatan tubuh Anda.

2.Perbanyak Mengkonsumsi Sayuran dan Buah-Buahan
Sayuran mengandung antioksidan dan serat yang berguna untuk membuat kondisi usus yang sehat.Sayuran yang cocok dikonsumsi adalah rokoli, jamur shitake, kembang kol, kubis, terung, ubi, ubi jalar dan wortel.Begitu juga buah, Anda dianjurkan untuk mengkonsumsi buah yang mengandung antioksidan kuat semisal semangka. Buah ini mengandung antioksidan likopen, sehingga dapat Anda jadikan sebagai pengganti tomat. Konsumsi juga buah anggur dan plum, kranberi dan pisang.Batasi mengkonsumsi buah yang kaya dengan lektin, utamanya kesemek, delima, belimbing dan pir.

3.Mengkonsumsi Daging dan Unggas
Orang dengan golongan darah B dianjurkan untuk mengkonsumsi daging.Tidak seperti orang yang bergolongan darah A yang harus menghindari atau mengurangi mengkonsumsi daging.Sehingga orang yang bergolongan darah B mampu memetabolisme protein hewani secara efesien.Sangat dianjurkan untuk Anda yang memiliki golongan darah B mengkonsumsi daging merah seperti daging domba, atau daging kelinci.Jika Anda sedang letih atau lelah,makanan ini bisa Anda konsumsi.

4.Kacang-Kacangan dan Biji-Bijian
Jika Anda sedang hamil,jangan mengkonsumsi kacang-kacangan dan biji-bijian,karena dapat menimbulkan gangguan pencernaan dan radang.Untuk promil,bisa mengkonsumsi acang kenari, kacang lima dan kacang navi.

5.Minuman
Hindari mengkonsumsi minuman beralkohol dan kafein saat promil Anda.Begitu pula saat masa kehamilan karena dapat memicu keguguran dan cacat janin.Konsumsilah teh hijau, jahe, ginseng, peppermint, dan sage.

Minggu, 02 Februari 2014

5 Virus yang Lebih Mematikan dari Ebola

Wabah virus ebola di Afrika Barat yang kini telah menewaskan lebih dari 1.000 orang mengkhawatirkan banyak orang di dunia. Virus ebola memang memiliki keganasan yang tinggi. Menurut Insititusi Kesehatan Nasional, tingkat mortalitas pada wabah yang sekarang terjadi mencapai 60 persen.

Meski demikian, para ahli tidak hanya mengkhawatirkan ancaman ebola karena masih banyak virus lain yang jauh lebih berbahaya. Menurut Cecilia Rokusek, ahli kesehatan masyarakat dari Florida, ada beberapa virus yang menjadi sumber penyakit di negara berkembang.

Angka kematian akibat virus-virus ini cenderung lebih rendah dibanding Ebola, tetapi penyakit ini merupakan ancaman di negara berkembang dan membunuh lebih banyak orang setiap tahunnya.

Berikut kelima virus berbahaya tersebut:

1. Rabies
Virus ini menyebar lewat air liur dan gigitan hewan yang terinfeksi rabies, seperti anjing, monyet, atau kelelawar. Mereka yang digigit hewan harus langsung menerima vaksin rabies untuk mencegah infeksi. Namun, tidak semua orang sadar bahwa mereka telah tergigit, khususnya oleh kelelawar.

Rabies juga memiliki tingkat kefatalan tertinggi dari virus lain. Di AS, hanya tiga orang yang dapat bertahan hidup tanpa menerima vaksin setelah diserang virus tersebut. Menurut WHO, tiap tahunnya hampir 55.000 orang tewas karena rabies di Afrika dan Asia.

2. Human Immunodeficiency Virus (HIV) dan Autoimmune Deficiency Syndrome (AIDS)
Walau jumlah kematian karena HIV cenderung menurun beberapa tahun belakangan, pada tahun 2012, sebanyak 1,6 juta orang di seluruh dunia meninggal karena HIV dan AIDS.

Virus ini menyerang sel imun tubuh seseorang dan melemahkan sistem pertahanannya. Lama-kelamaan, penderita akan kesulitan untuk melawan penyakit-penyakit lain. Jika sudah sampai pada tahap AIDS, penyakit flu pun bisa membuat penderita meninggal dunia.

Sejak penyakit ini ditemukan pada 1981, AIDS telah membunuh 650.000 orang di Amerika, dan diperkirakan 36 juta orang di seluruh dunia. Meski hingga ini belum ada obat untuk menyembuhkan HIV/AIDS, pemberian obat antiretroviral (ARV) bisa membuat penderita hidup lebih lama.

3. Influenza
Ya, flu memang tidak seseram dua virus sebelumnya. Akan tetapi, influenza membunuh lebih banyak orang setiap tahunnya dibanding ebola. Jumlah persis korban yang meninggal memang masih dalam perdebatan, tetapi CDC menduga angka kematian karena flu musiman di AS adalah 3.000 hingga 49.000 jiwa per tahunnya.

Musim flu juga bervariasi mulai dari tingkat keparahan dan lamanya, tergantung jenis virusnya. Menurut CDC, wabah seperti influenza A (H3N2) membunuh dua kali lipat dibanding influenza A (H1N1) atau influenza B.

Patut diingat, influenza sangat menular. Diperkirakan 3 juta hingga 5 juta orang sakit parah setiap tahunnya karena influenza. WHO mencatat 250.000 sampai 500.000 kematian per tahun karena flu. Virus ini lebih banyak menyebabkan penyakit daripada membunuh. Meski demikian, para profesor dan dokter menyarankan imunisasi flu tahunan sebagai langkah pencegahan.

Vaksin flu memberi imunitas dari influenza A atau B, tetapi virus juga bisa mengalami mutasi dan menghasilkan tipe baru. Pandemi influenza terbaru adalah swine flu atau flu babi.

4. Virus dari nyamuk
Virus ini menyebar lewat gigitan nyamuk yang sudah terinfeksi. WHO dan CDC mencatat, penyakit seperti DBD, demam kuning, ataupun West Nile virus (WNV) telah membunuh 50.000 orang di seluruh dunia. Selain virus, parasit penyebab malaria juga membunuh 600.000 orang tiap tahun.

CDC memperingatkan bahwa 40 persen dari populasi dunia atau sekitar 2,5 juta orang terancam bahaya serius tertular penyakit dari nyamuk. Mereka juga mengklaim, penyakit DBD yang marak di Amerika Selatan, Meksiko, Afrika, Asia, termasuk Indonesia, telah membunuh 22.000 orang per tahun.

Penyakit DBD juga berpotensi menyebar antar-negara karena perpindahan manusia yang semakin mudah. Lain cerita dengan WNV, virus yang menyerang saraf ini disebarkan oleh nyamuk yang terinfeksi virus ini dari burung.

5. Rotavirus
Virus yang menyerang saluran pencernaan ini berakibat fatal pada anak-anak. CDC mengklaim, terdapat hampir 111 juta laporan gastroentritis tiap tahun dari seluruh dunia. Mayoritas dari penderita masih balita dan 82 persen kematian terjadi di negara berkembang.

Vaksin untuk rotavirus sudah ditemukan di AS pada 1998, tetapi ditarik kembali dari peredaran karena alasan keamanan. Barulah pada 2006, sebuah vaksin ditemukan dan direkomendasikan bagi anak-anak berusia dua bulan ke atas.

Meski kini beberapa jenis vaksin sudah dikembangkan untuk mencegah infeksi virus seperti DBD atau rotavirus, menjaga kebersihan lingkungan dan kesehatan keluarga wajib diperhatikan.