Rabu, 02 Januari 2008

Mengapa Anak Saya Kurus?

Usia anak saya (21 bulan), berat badannya hanya 10,5 kg, tinggi 82 cm. Padahal, berat lahirnya 3.510 gram. Bahkan pada umur 16 bulan, berat badannya mencapai 11,4 kg. Beratnya terus menurun sejak kami sekeluarga cuti selama dua minggu ke Jawa Tengah. Selain itu, mungkin juga karena pembantu yang biasa mengurusnya tidak kembali lagi sejak lebaran lalu. Saya sendiri adalah ibu bekerja.

Menu hariannya adalah 3 X makan nasi, 2X makan pepaya dan 4 –5 X minum susu sebanyak 100 – 200cc. Setiap kali makan nasi, kira-kira 8 sendok makan, dengan sayur sup, sayur bayam, sayur pindang, setiap kali makan pepaya sekitar setengah gelas.

Sebenarnya anaknya suka makan (ngemil), tetapi agak pemilih. Kurang suka buah dan menggemari kue yang manis atau isi biskuit. Perlukah dikoreksi? Mungkinkah anak saya cacingan, perlukah diberi obat cacing? Perlukah diberi vitamin?

Ima, Jakarta

Kondisi kedua orang tua yang bekerja sering menjadi penyebab gangguan makan pada anak, baik sulit makan maupun makan yang berlebihan. Demikian juga bila ada ketergantungan pada pengasuh (yaitu bila pengasuh sedang cuti).

Berat dan tinggi badan ideal untuk anak laki-laki usia 21 bulan adalah: 12.200 gram dengan tinggi 85 cm. Sementara untuk anak perempuan, 11.600 gram dengan tinggi 83 cm. Apabila tingginya 82 cm, maka berat badan yang sesuai adalah 11.600 gram pada anak laki-laki, atau 11.400 gram pada anak perempuan. Jadi, pada anak Anda, perlu dikaji penyebabnya, apakah masalah psikis atau masalah infeksi yang menyebabkannya sulit makan.

Mengenai dugaan cacingan, sangat tergantung pada tempat anak Anda bermain. Misalnya, bermain tanah kotor, yang memang potensial untuk menyebabkan infeksi cacing. Anda dapat mengkonsultasikan hal ini pada dokter anak Anda.

Untuk menu yang Anda berikan, jumlah kalorinya adalah 825 kalori dengan komposisi protein, karbohidrat dan lemak cukup seimbang (sesuai dengan diet seimbang yang dipersyaratkan untuk anak). Tapi, total kalorinya perlu ditambah. Bisa dengan snack yang bermutu atau tambahan susu padat kalori (100 kalori dalam 100 ml susu). Penambahan vitamin sudah barang tentu boleh saja diberikan.

Menu Ibu Hamil Gemuk

Saat hamil, seorang ibu perlu memperhatikan susunan menu agar janin tumbuh sehat dan kondisi tubuh ibu selalu prima.

Bingung Menu Makanan

Saya bekerja, sedang hamil 6,5 bulan. Berat badan sekarang 73 kg, bertambah 18 kg dibanding sebelum hamil. Setiap bulan saya periksa ke dokter kandungan dan diperkirakan si kecil akan lahir akhir Juli atau awal Agustus. Sebetulnya secara keseluruhan saya merasa sehat, tetapi akhir-akhir ini pinggang saya terasa sakit dan kaki tampak membengkak.

Minggu lalu saya menjalani USG oleh dokter lain, dan katanya bayi saya perempuan dengan berat 1800 gram. Kata dokter, jika saya tidak mengurangi makan, bayi akan lahir di atas 3500 gram.

Saya jadi bingung dan takut, makanan apa yang sebaiknya saya konsumsi dan bagaimana mengatur jadwalnya. Untuk sarapan kadang-kadang saya bawa bekal dari rumah dan makan siang jajan di sekitar kantor. Malam hari saya sering terbangun karena lapar dan saya makan lagi.

Ny. Kuncoro, Jakarta

Sebaiknya Anda mewaspadai adanya Gestational Diabetes , yang biasa dialami selama kehamilan. Perubahan hormonal selama kehamilan dapat berpengaruh pada kemampuan tubuh untuk memproduksi insulin, tetapi umumnya hal ini akan hilang setelah melahirkan.

Tanda ini sebaiknya dianggap sebagai sinyal yang patut diperhatikan karena pada masa yang akan datang dapat berkembang menjadi Diabetes tipe 2 (yaitu diabetes yang disebabkan tubuh tidak cukup menghasilkan atau menggunakan insulin untuk menurunkan kadar gula dalam darah). Untuk lebih jelasnya berkonsultasilah dengan dokter dan lakukan pemeriksaan gula darah selama kehamilan.

Bengkak pada kaki biasanya terjadi karena tubuh tidak cukup mengeluarkan cairan. Dalam keadaan seperti ini makanan sebaiknya rendah garam, karena garam dapat mengurangi retensi cairan tubuh.

Ibu hamil perlu mengatur makanan sesuai dengan kebutuhan tubuh. Karena kenaikan berat badan Anda sudah terlalu banyak, maka jumlah makanan sebaiknya dikurangi. Yang bisa Anda lakukan, adalah:

* Mengurangi porsi sumber kalori seperti nasi, roti, mi, tepung-tepungan, gula serta lemak yaitu mengurangi santan kental, mentega dan lain-lain.
* Banyak makan sayuran dan buah, terutama yang segar dan mengandung serat tinggi.
* Bengkak di kaki bisa diatasi dengan mengurangi konsumsi garam.dalam pengolahan masakan. Juga hindari makanan yang diproses dengan garam, seperti ikan asin, telur asin, dendeng, kornet, camilan yang diproses dengan garam dan lain-lain.

Selain itu Anda pun perlu melakukan olahraga sesuai dengan usia kehamilan. Juga kontrol ke dokter secara teratur untuk memantau perkembangan kesehatan bayi dan ibu.

Menu untuk Bayi Susah Makan

Saat ini, bayi saya berusia 7 bulan, beratnya 7,5 kg. Pada saat lahir, berat badannya 4,5 kg dan panjangnya 53 cm. Setiap kali minum, anak saya hanya mampu menghabiskan 90 ml susu. Begitu juga makannya, dia tidak pernah mau menghabiskan porsi makanannya. Saya kawatir akan pertumbuhan anak saya, Bagaimana menyiapkan menu sehari-hari yang tepat untuk bayi saya?

Riani
Bandung

Berat badan bayi Anda sudah cukup bagus. Idealnya berat bayi pada usia 6 bulan adalah 2x berat lahir, dan pada usia satu tahun adalah 3x berat lahir. Tetapi, hal ini tentu saja tergantung pula dari tinggi badannya.

Pada usia 6-9 bulan, konsumsi susu diperlukan 2 sampai 3 kali @ 220 ml. Susu yang Anda berikan sudah cukup, meskipun hanya 90 ml sekali minum. Jika sebelumnya Anda memberikan lebih dari itu, sebaiknya Anda kurangi, karena berat badannya sudah cukup baik.

Untuk menu makanan, Anda cukup membuat bubur/tim dasar (beras, daging, dan tempe dicampur jadi satu) sekali saja, kemudian dibagi 2 untuk siang dan malam. Tambahkan sayur, juga dibagi 2. Untuk menu makan malam sebaiknya disimpan dalam lemari pendingin.

Sesaat sebelum memberikannya pada bayi, olah bubur dasar bersama sayur. Masukkan sayur pada saat bubur dihangatkan diatas api. Perlu Anda ketahui, jangan terlalu lama memasak sayur, karena akan hilang zat gizinya.

Jadwal Makan Anak Usia 7-9 bulan

Waktu Pemberian Makan

06:00 30 ml susu formula
08:00 Bubur/ tim ikan campur sayuran (bervariasi isinya)
10:00 90 ml susu formula
12:00 Buah (bervariasi)
14:00 Bubur susu
16:00 90 ml susu formula
18:00 Bubur/tim
20:00 90 ml susu formula
22:00 90 ml susu formula
24:00 90 ml susu formula
02:00 90 ml susu formula
04:00 90 ml susu formula

Bubur Kentang Brokoli

Bahan:

500 ml air
200 g kentang kupas, potong kecil
60 g daging kakap, potong kecil
100 g tahu, potong kecil
75 g brokoli, potong kecil, bagi jadi 2 bagian
20 g keju parut, bagi jadi 2 bagian

Cara membuat:

- Campur air, kentang, daging kakap dan tahu. Rebus sampai kentang lunak, angkat.
- Ambil setengah bagian rebusan kentang, simpan di lemari pendingin untuk makan sore/malam.
- Tambahkan setengah bagian kentang dengan setengah bagian brokoli, masak sebentar di atas api sedang .
- Bubuhi setengah bagian keju parut. Angkat, dinginkan.
- Masukkan ke dalam blender dan haluskan. Atau, gunakan saringan kawat untuk manghaluskan makanan. Tuang ke dalam mangkuk saji dan sajikan hangat.

Untuk 2 porsi

1 porsi: 188 kalori
Bubur Makaroni Ayam & Keju

Bahan:

50 g makaroni, rebus, tiriskan
60 g daging ayam, rebus, cincang
200 ml air kaldu
50 g wortel, parut halus, bagi jadi 2 bagian
2 butir kuning telur
20 g keju parut, bagi jadi 2 bagian

Cara membuat:

- Campur makaroni, daging ayam, dan air kaldu. Rebus sampai makaroni lunak, angkat.
- Ambil setengahbagian makaroni, simpan di lemari pendingin untuk makan sore/malam.
- Tambahkan setengah bagian makaroni dengan setengah bagian wortel. Masak sebentar di atas api sedang .
- Tambahkan kuning telur dan setengah bagian keju parut. Angkat, dan dinginkan.
- Masukkan ke dalam blender dan haluskan. Atau, haluskan dengan saringan kawat. Tuang ke dalam mangkuk saji dan sajikan hangat.

Untuk 2 porsi

1 porsi: 271 kalori
Bubur Beras Campur

Bahan:

50 g beras, cuci, tiriskan
60 g daging sapi giling
1300 ml air
50 g tempe, potong kecil, bagi jadi 2 bagian
50 g tomat, potong kecil, bagi jadi 2 bagian
50 g daun bayam, potong kecil, bagi jadi 2 bagian
2 sdm santan, bagi jadi 2 bagian

Cara membuat:

- Rebus beras bersama daging dan air. Tambahkan tempe, masak sampai menjadi bubur kental. Angkat.
- Ambil setengah bagian bubur, simpan di lemari pendingin untuk makan sore/malam.
- Masukkan setengah bagian tomat pada setengah bagian bubur, lalu tambahkan setengah bagian bayam dan santan. Masak sebentar di atas api sedang . Angkat.
- Masukkan ke dalam blender dan haluskan. Atau, haluskan dengan saringan kawat. Tuang ke dalam mangkuk saji dan sajikan hangat.

Untuk 2 porsi

1 porsi: 192 kalori

Pola Makan Bayi 6 Bulan

Bayi saya saat ini berusia 6 bulan lebih. Dia sudah saya beri makanan padat seperti sereal dan bubur instan encer sejak berusia 4 bulan. Memasuki umur 5 bulan, saya beri bubur yang lebih padat. Tetapi pada saat diberikan, ia menjadi rewel dan susah menelannya. Bahkan jika saya paksa ia akan muntah.

Bagaimana sebenarnya pola makan yang baik bagi anak usia 6 bulan ke atas?

Nunik Kristiani
Jakarta

Sejak usia 4 bulan anak Anda sudah diberi bubur susu, sayangnya Anda tidak menjelaskan apakah si kecil diberi ASI atau susu formula? Padahal jika ASI Anda jumlahnya cukup, sebaiknya Anda memberikan ASI eksklusif (hanya ASI saja) selama 6 bulan. Dengan demikian, sebelum 6 bulan ia tidak perlu diberi bubur susu.

Sekarang ini si kecil sudah Anda beri bubur dengan cara pemberian yang benar, yaitu berupa bubur encer dahulu yang teksturnya semakin lama semakin kental. Selain bubur susu, bayi Anda harus tetap diberi ASI atau susu formula (meski jumlahnya lebih sedikit dari sebelum mendapat makanan tambahan), dan sebaiknya diberi tambahan buah-buahan.

Adapun pola pemberian makanannya adalah sebagai berikut. Bubur diberikan sehari sekali, buah sehari sekali, dan ditambah lagi dengan makanan baru berupa nasi tim yang diblender lebih dahulu.

Adaptasi dari makanan encer ke makanan padat dilakukan secara bertahap, ditambah dengan kesabaran Anda pada waktu memberikannya. Perlu Anda ingat, saat ini si kecil sedang belajar menelan makanan yang lebih padat dan harus terus-menerus berlatih. Bagi dia, pelajaran baru ini tidak begitu mudah dilakukan, sehingga timbul kesan seolah-olah ia menolak makan. Jika saja ia benar menolak, tidak berarti ia akan menolak untuk seterusnya. Bujuklah ia, tetapi jangan dipaksa. Dengan kesabaran, tentu usaha Anda akan berhasil.

Pemberian makan untuk bayi usia 6 bulan per hari

1. ASI tetap diberikan sesukanya. Kalau tidak ada ASI , berikan susu formula 5 kali (185 - 220 ml)
2. Buah sehari 1 kali
3. Bubur susu 1 kali
4. Nasi tim saring 1kali
5. Kuning telur 1 kali

Jika bayi sudah mencapai usia 7 bulan, pemberian nasi tim saring ditambah frekuensinya menjadi 2 kali. Untuk itu, pemberian susu formula berubah menjadi 4 x 220 ml (kalau tidak diberi ASI). Jika pemberi ASI dicampur dengan susu formula, maka jumlah susu formulanya harus dikurangi.

Buah Saring Pisang & Melon

Bahan:

75 g pisang raja (dagingnya), potong kecil
50 g melon (dagingnya), potong kecil

Cara membuat:

- Masukkan potongan pisang dan melon ke dalam blender. Haluskan, tuang ke dalam mangkuk bayi.
- Suapkan segera dengan sendok kecil.

Untuk: 1 porsi

1 porsi: 108 kalori

Bubur Susu Crackers Sari Avokad

Bahan:

200 ml air
10 g gula pasir
20 g crackers , hancurkan
3 sendok takar susu formula bubuk
50 g daging avokad tua, potong kecil
5 g gula pasir

Cara membuat:

- Tuang air dan 5 gram gula pasir dalam panci. Masukkan creckers yang sudah hancur, aduk rata. Jerang di atas api kecil, aduk-aduk sampai menjadi bubur. Angkat, sisihkan dan tunggu sampai dingin.
- Bubuhi susu formula bubuk dan aduk hingga tercampur rata.
- Masukkan potongan avokad dan sisa gula ke dalam blender. Haluskan, tuang di atas bubur crackers.
- Suapkan segera pada bayi dengan sendok kecil.

Untuk: 1 porsi

1 porsi: 235 kalori
Nasi Tim Daging Giling

Bahan:

20 g beras cuci bersih, tiriskan
625 ml air
30 g daging sapi giling
50 g tahu, potong kecil
25 g tomat, potong kecil
50 g labu kuning, potong kecil
1/4 sdt garam halus
1 sdm santan

Cara membuat:

- Rebus beras dengan air bersama daging giling, dan tahu. Aduk-aduk hingga menjadi bubur kental.
- Masukkan tomat dan labu kuning, masak sambil diaduk hingga sayuran matang.
- Beri garam serta santan, aduk-aduk sampai matang. Angkat dari api.
- Tunggu sampai agak dingin. Masukkan ke dalam blender dan haluskan, atau saring dengan saringan kawat.
- Tuang di piring bayi, dan suapkan dengan sendok kecil.

Untuk: 1 porsi
1 porsi: 194 kalori

Pegal pada perut bawah

Yth Dokter ,
Akhir-akhir ini saya sering merasa pegal pada perut bawah sebelah kiri, bila dirasakan sepertinya berasal dari daerah testis sebelah kiri. Terutama dirasakan bila sedang duduk. dan terkadang pada saluran urin keluar cairan bening yang agak berbau. sebenarnya apa ini termasuk penyakit, dan apa sebabnya? mohon bantuan dokter... sebelumnya saya ucapkan banyak terima kasih

JAWAB :

Agak sulit mendeteksi kelainan tersebut karena nampaknya anda lebih mengarahkan pada gangguan di saluran kencing. Cobalah perhatikan apakah gangguan tersebut semakin nyata bila anda sedang mengejan atau batuk? Kemudian apakah pada saat pagi hari sering timbul flek di celana dalam anda? Selain keluhan tersebut apakah sering disertai pegal pada pinggang dan rasa mual?
Bila semuanya ada, maka sebaiknya anda konsultasi ke dokter terdekat karena diperlukan pemeriksaan yang lebih detail dan laboratorium untuk mencari penyebabnya.

Kadar zat-zat tubuh

Dokter Yth,
Berikut adalah hasil pemeriksaan laboratorium saya:

  1. Trygliserid : 242 (10-150)
  2. Ureum : 21 (20-40)
  3. Kreatin : 1 (0,7-1,1)
  4. SGOT (25 C) : 18 (0-18)
  5. SGPT (25 C) : 21 (0-22)
  6. Lekosit : 5-7
  7. Eritrosit : 0-1
  8. Ephitel : ++
Bagaimana menurut Dokter dengan hasil lab diatas dan apa yang harus dilakukan untuk menurunkan kadar yang menurut dokter tinggi dan apa akibatnya. Terima Kasih

JAWAB :

Sayangnya yang anda berikan kepada kami hanyalah kadar yang abnormal & tidak keseluruhan sehingga tidak mencerminkan keadaan yang sebenarnya. Namun dari semua data yang anda berikan nampaknya yang perlu diwaspadai adalah kadar trigliserida yang meningkat. Bila hal ini disertai profil kolesterol lain yang normal maka yang diperlukan adalah meningkatkan aktivitas olah raga anda dan diet rendah lemak. Terutama bila ada latar belakang tekanan darah tinggi dan kencing manis.

Obat-obat jerawat

Salam dokter,
Saya mempunyai beberapa pertanyaan nih, dok. Saya pernah membaca sebuah artikel di www.teengrowth.com tentang penyakit jerawat. Di artikel tersebut disebutkan bahwa pada umumnya pengobatan jerawat lewat medis menggunakan obat-obatan seperti: Retin A, 2. Tetracycline, 3. Losion/gel Benzoyl Peroxide 5%.
Yang ingin saya tanyakan adalah:

  1. Apa kandungan-kandungan yang ada pada obat-obat diatas?
  2. Bagaimana cara pemakaiannya?
  3. Apakah obat-obat di atas sudah terdapat di apotik di seluruh Indonesia?
Atas jawaban dokter saya ucapkan terima kasih.

JAWAB :

Yang anda tanyakan memang semuanya adalah obat jerawat dan yang anda sebutkan adalah kandungan dari masing-2. Kecuali tetracycline anda bisa dapatkan semua produk tersebut tanpa melalui resep dokter. Namun anjuran kami sebaiknya dalam memakai obat-obat tersebut di bawah pengawasan dokter agar tidak menimbulkan efek samping seperti flek ke hitaman karena pemakaian berlebihan.